Cerita ini pengalaman pribadi sang ayah, semenjak sang ayah bekerja di suatu tempat di tempat tersebut si ayah merasa nyaman dan usaha sampingannya pun Alhamdulilah lancar hampir tidak ada halangan sama sekali karena di tempat tersebut banyak pelanggan yang datang dari berbagai tempat, ada yang sengaja mampir, ada juga yang tidak sengaja melihat-lihat katalog, brousur barang-barang yang cukup berkualitas.
Hari berganti hari, bulan berganti bulan dan akhirnya bertahun-tahun si ayah tersebut menjalankan usaha sampingannya dan banyak orang-orang yang pesan ke pada sang ayah tersebut karena sudah pada tahu dengan kwalitas barang dan produknya itu sehingga si ayah bisa mengumpulkan sedikit demi sedikit buat menyongsong rumah tangga depannya, tapi pada suatu hari si ayah tersebut di pindah tugaskan sama atasan di tempat kerjanya, atasannya bilang kamu pindah aja ya ke tempat kerjaan yang lain karena tempat yang baru ini menurut atasannya biar lebih dekat dengan tempat tinggal kamu dan kamu bisa pulang lebih cepat ke rumah, yach..., si ayah tersebut sangat kaget dengan keputusan atasannya tersebut karena menurut si ayah pemindahan tersebut malah merugikan dan menjauhkan konsumen yang sering pesan barang sama si ayah itu.
Si ayah dengan sangat menyesal meng iyahkan keputusan atasannya karena merasa tidak enak dan tidak mau bikin masalah karena pekerjaan itu emang sangat di butuhkan sama si ayah, baru saja berjalan 2-3 bulan di tempat kerja yang baru si ayah mudian mendapatkan sms dari atasannya yang berisi " UNTUK SEMENTARA GAJIH ANDA DI POTONG SEBESAR Rp. 2..xxx (Sensor) DARI PADA ADA PENGURANGAN KARYAWAN JADI KAMI TERPAKSA MEMOTONG GAJIH ANDA " waduh.......... waduh.......... benar-benar buntung udah jauh dengan konsumen tidak ada pesanan lagi, weleh.... weleh.... di potong pula gajihnya si ayah tambah kesel dengan keputusan yang sangat tidak tepat menurut si ayah dan keluarganya juga ikut menyayangkan dengan keputusan atasannya karena menurut keluarga pemotongan tersebut emang kurang masuk akal, kenapa tidak masuknya karena tidak lama berselang satu bulan tiba-tiba ada karyawan baru yang bekerja di tempat kerja yang dulu si ayah tersebut bekerja, ternyata dugaan si ayah jadi tambah yakin dengan kepindahan si ayah ke tempat yang baru ada udang di balik batu, tapi si ayah tetap aja bersabar karena melihat anaknya yang sangat kecil dan baru saja lahir ke dunia ini banyak sekali kebutuhan yang harus di keluarkan untuk membiaya istri dan anaknya itu.
Si ayah terus saja berdoa tiap saat dan selalu meminta di kasih kesabaran, ketenagan hatinya, kemudahan rizkinya. Tidak lupa mendoakan juga atasannya selalu di kasih kemudahan rizkinya dan keluarganya di kasih kesehatan. Amin...
Mudah-mudah pengalaman ini juga bisa membangkitkan dari keputus asaan, memotifasi pembaca sekalian supaya selalu bersyukur dan bersabar degan cobaan-cobaan yang akan datang.
Hari berganti hari, bulan berganti bulan dan akhirnya bertahun-tahun si ayah tersebut menjalankan usaha sampingannya dan banyak orang-orang yang pesan ke pada sang ayah tersebut karena sudah pada tahu dengan kwalitas barang dan produknya itu sehingga si ayah bisa mengumpulkan sedikit demi sedikit buat menyongsong rumah tangga depannya, tapi pada suatu hari si ayah tersebut di pindah tugaskan sama atasan di tempat kerjanya, atasannya bilang kamu pindah aja ya ke tempat kerjaan yang lain karena tempat yang baru ini menurut atasannya biar lebih dekat dengan tempat tinggal kamu dan kamu bisa pulang lebih cepat ke rumah, yach..., si ayah tersebut sangat kaget dengan keputusan atasannya tersebut karena menurut si ayah pemindahan tersebut malah merugikan dan menjauhkan konsumen yang sering pesan barang sama si ayah itu.
Si ayah dengan sangat menyesal meng iyahkan keputusan atasannya karena merasa tidak enak dan tidak mau bikin masalah karena pekerjaan itu emang sangat di butuhkan sama si ayah, baru saja berjalan 2-3 bulan di tempat kerja yang baru si ayah mudian mendapatkan sms dari atasannya yang berisi " UNTUK SEMENTARA GAJIH ANDA DI POTONG SEBESAR Rp. 2..xxx (Sensor) DARI PADA ADA PENGURANGAN KARYAWAN JADI KAMI TERPAKSA MEMOTONG GAJIH ANDA " waduh.......... waduh.......... benar-benar buntung udah jauh dengan konsumen tidak ada pesanan lagi, weleh.... weleh.... di potong pula gajihnya si ayah tambah kesel dengan keputusan yang sangat tidak tepat menurut si ayah dan keluarganya juga ikut menyayangkan dengan keputusan atasannya karena menurut keluarga pemotongan tersebut emang kurang masuk akal, kenapa tidak masuknya karena tidak lama berselang satu bulan tiba-tiba ada karyawan baru yang bekerja di tempat kerja yang dulu si ayah tersebut bekerja, ternyata dugaan si ayah jadi tambah yakin dengan kepindahan si ayah ke tempat yang baru ada udang di balik batu, tapi si ayah tetap aja bersabar karena melihat anaknya yang sangat kecil dan baru saja lahir ke dunia ini banyak sekali kebutuhan yang harus di keluarkan untuk membiaya istri dan anaknya itu.
Si ayah terus saja berdoa tiap saat dan selalu meminta di kasih kesabaran, ketenagan hatinya, kemudahan rizkinya. Tidak lupa mendoakan juga atasannya selalu di kasih kemudahan rizkinya dan keluarganya di kasih kesehatan. Amin...
Mudah-mudah pengalaman ini juga bisa membangkitkan dari keputus asaan, memotifasi pembaca sekalian supaya selalu bersyukur dan bersabar degan cobaan-cobaan yang akan datang.



1 komentar:
Untuk seorang Ayah tercinta,..
Posting Komentar